Selasa, 3 Februari 2026
Terbit : Kam, 02 Maret 2023

sholat jum’at berjamaah

sholat jum'at berjamaah

kami mengajak seluruh masyarakat perumahan bumi mutiara untuk melakukan sholat jum’at di mesjid nurul yaqin sebagaiman perintah ini wajib bagi para laki-laki,kita selaku hamba dan mukmin wajib bergegas melakukan ibadah yang sangat allah cintai ini.

Keutamaan Tertib Ibadah Saat Shalat Jum’at

عن أبي هريرة رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُول الله صلى الله عليه وسلم: ((مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الوُضُوءَ، ثُمَّ أَتَى الجُمعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْن الجُمُعَةِ وَزِيادَةُ ثَلاثَةِ أيَّامٍ، وَمَنْ مَسَّ الحَصَا فَقَدْ لَغَا))

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, beliau berkata : “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Barangsiapa yang berwudhu’ lalu memperbaguskan wudhu’nya kemudian mendatangi shalat Jum’at, lalu mendengarkan – khutbah serta berdiam diri – tidak bercakap-cakap sedikitpun, maka diampunilah untuknya antara Jum’at itu dengan Jum’at yang berikutnya dan ditambah pula dengan tiga hari lagi. Barangsiapa yang memegang – mempermain-mainkan – batu kerikil – di waktu ada khutbah – maka ia telah berbuat kesalahan (sia-sia).” (HR Muslim 857, Abu Daud 1050, At Tirmidzi 498, Ibnu Majah 1090, Ahmad 9484)

Pelajaran yang terdapat di dalam hadits :

  1. Berwudhu merupakan syarat sahnya shalat.
  2. Memperbagus wudhu maksudnya adalah berwudhu dengan cara yang sempurna.
  3. Jika imam telah memulai khutbah, maka hendaklah jama’ah diam dan mendengarkan khutbah tersebut. Hendaklah mereka tidak ngobrol saat khutbah dan menjauhi perbuatan yang sia-sia
  4. Allah Ta’ala memberi karunia pada hamba-Nya berupa penghapusan dosa antara Jum’at yang lalu dan Jum’at setelahnya, ditambah pengampunan dosa selama tiga hari (artinya, total pengampunan dosa adalah sebanyak sepuluh hari).
  5. Karena kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang semisal, maka Allah Ta’ala menjadikan pengampunan dosa di antara dua Jum’at adalah selama sepuluh hari juga.
  6. Hadits ini menunjukkan peringatan keras bagi orang yang bermain-main dengan kerikil saat khutbah. Perbuatan seperti ini disebut tercela dan sia-sia karena melalaikan dari mendengar khutbah Jum’at.
  7. Jika bermain-main dengan kerikil saja dianggap perbuatan yang tercela (saat khutbah Jum’at), bagaimana lagi dengan kegiatan lainnya yang lebih membuat lalai dari mendengar khutbah Jum’at (semisal bermain HP atau ngobrol).
  8. Tentang menyia-nyiakan khutbah Jum’at, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَكَلَّمَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالإِمَامُ يَخْطُبُ فَهُوَ كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَاراً وَالَّذِى يَقُولُ لَهُ أَنْصِتْ لَيْسَ لَهُ جُمُعَةٌ

“Barangsiapa yang berbicara pada saat imam khutbah Jum’at, maka ia seperti keledai yang memikul lembaran-lembaran (artinya, ibadahnya sia-sia, tidak ada manfaat). Siapa yang diperintahkan untuk diam (lalu tidak diam), maka tidak ada Jum’at baginya (artinya, ibadah Jum’atnya tidak ada nilainya).” (HR. Ahmad 1/230)

Tema hadits yang berkaitan dengan Al-Quran:

  • Allah Ta’ala telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin untuk bersegera berkumpul guna mengerjakan ibadah shalat Jumat. Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ

Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu untuk mengingat Allah. (QS. Al-Jumu’ah : 9)

Masjid Nurul Yaqin
Bumi Mutiara Block JG1 RT.31,Bojong Kulur,Kec.Gn.Putri,Kab.Bogor-Jawa Barat 16969
Luas Area500 m2
Luas Bangunan400 m2
Status LokasiFasos Fasum
Tahun Berdiri2009
  • Berinfaqlah untuk masjid, sebelum tiba hari di mana sudah tidak ada kesempatan lagi untuk beramal